Tips Aman Mengatasi Pilek Pada Bayi

By Categories : Kesehatan

Sebagai orang tua tentu akan merasa kasihan jika terjadi pilek pada bayi. lantas bagaimana cara mengatasi pilek pada bayi yang aman dan efektif? Apakah perlu diberikan obat seperti orang dewasa?

Pilek merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Anak atau bayan akan lebih rawan terserang virus ini karena sistem kekebalan tubuh di usia tersebut masih belum sempurna. Biasanya pilek pada bayi akan berlangsung hingga 10 hari tergantung dengan daya tahan tubuh dan penanganan yang dilakukan orang tua saat mengatasi pilek pada bayi.

mengatasi pilek pada bayi

Kondisi batuk dan pilek pada bayi juga dapat terjadi sekitar 8-12 kali dalam setahun dalam posisi yang ringan. Gejala yang ditimbulkan pilek pada bayi adalah  hidung tersumbat, batuk berdahak, sakit tenggorokan, dan bersin-bersin. Jika hidung bayi tersumbat maka dapat menyebabkan bayi susah bernafas, susah tidur dan rewel.

Cara mengatasi pilek pada bayi yang aman

Agar bayi cepat sembuh dari pilek ada beberap cara yang bisa orang tua coba di rumah. Diantaranya sebagai berikut :

  1. Mengirup uap alami

Dengan memberikan uap air panas pada hidung bayi mampu membantu melegakan hidung tersumbat. Biarkan bayi menghirup uap tersebut agar tidak tersumbat lagi. Caranya cukup sediakan air hangat pada baskom dan berikan beberapa tetes minyak kayu putih dengan tujuan uap hangat dapat dihirup oleh bayi. Hal ini dilakukan jika pilek pada bayi cukup parah dan membuat tidak nyaman bayi. Jika pilek cukup ringan Anda hanya memberinya asupan cairan yang cukup dan mengistirahatkannya.

  1. Menghangatkan tubuh bayi

Mengatasi pilek bayi dapat dilakukan dengan memberikan kehangatan pada bayi agar bari tersebut merasa nyaman dan membantu melegakan hidung tersumbat.untuk menghangatkannya dapat dilakukan dengan cara memandikan dengan air hangat datau membawa anak di pagi hari agar terkena sinar matahari.

  1. Memijat hidung bayi

Memberikan pijatan yang lembut pada hidung bayi dipercaya mampu mengatasi pilek pada bayi.  pijatan yang lembut mampu melegakan hidung tersumbat dan membantu mengeluarkan lendir yang terdapat pada hidung.

  1. Mengistirahatkan bayi

Anda juga dapat mengistirahatkan bayi dengan waktu tidur yang lebih banyak agar membantu meningkatkan  daya tahan tubuh bayi. hal ini juga akan mempercepat kesembuhan.

  1. Mengatur posisi tidur bayi

Cara mengatasi pilek pada bayi adalah dengan mengatur posisi tidurnya. Caranya adalah meringkan bayi ketika bayi tertidur. Hal ini akan mempermudah bayi bernafas saat hidung tersumbat. Jika hidung bagian kiri yang tersumbat aka miringkan ke bagaian kanan. Begitupun sebaliknya untuk hidung sebalah kanan yang tersumbat maka miringkan ke sebelah kiri.

Untuk tambahan, Anda juga dapat mengatasi pilek tersebut dengan obat alami. Beberapa obat yang bisa Anda gunakan adalah sebagai berikut :

  • Larutan garam, dengan cara memberikan dua ters larutan garam pada hidung menggunakan pipet tetes tiga kali sehari.
  • Jeruk nipis, dengan cara memberikan bayi dengan minum air hangat yang sudah dicampur perasan jeruk nipis dan madu. Cara ini cukup efektif mengatasi pilek pada bayi.
  • Bawang merah dan minyak telon, caranya adalah dengan mengoleskan tubuh bayi dengan campuran inyak telon dan bawang merah. Berikan pijatan lembut agar bayi lebih nyaman.

Penyebab Pilek Bayi

Menurut dr. Frieda Handayani, SpA dari RSIA Evasari menyebutkan jika pilek pada bayi dapat disebabkan beberapa faktor, seperti infeksi karena virus, paparan bahan alergi, dan karena bagian dari gejala flu. Bayi akan mudah terserang pilek karena sistem kekebalan tubuh belum sempurna sehingga sangat rentan terkena penyakit. Selain itu, pada masa pertumbuhan, tangan bayi pasti sering menyentuh apa saja yang berada di sekelilingnya, bahkan sering memasukannya ke dalam mulut. Hal ini tentu membuat virus akan mudah masuk. Bayi juga sangat mudah tertular pilek dari orang dewasa yang berada di sekitarnya.

Pilek dan Flu

Pilek umumnya lebih ringan daripada flu. pilek dimulai dari rasa gatal pada bagian hidung dan tenggorokan, sering bersin, hidung berair, dan tersumbat. Sedangkan flu, memiliki gajala seperti pilek namun disertai dengan demam tinggi , nyeri otot, menggigil, dan batuk kering.

Terdapat beberapa tipe virus infulenza, yaitu A, B, dan C. Namun kebanyakan flu disebabkan oleh virus tipe A dan B saja. Adapun influenza yang berat dapat menyebabkan infeksi telinga serta radang paru-paru.

Aturan menjemur bayi

beberapa orang percaya jika menjemur bayi juga dapat membantu mengurangi pilek pada bayi. Namun perlu Anda ketahui jika waktu yang baik untuk menjemur bayi adalah pada pukul 07.00 – 08.00 WIB dengan waktu kurang lebih 15 menit. Agar tidak kepanasan Anda dapat melindungi mata bayi dengan menggunakan kain. Usahakan saat menjemur, sinar matahari berada pada bagian belakang tubuh bayi. Sebaiknya hindari bayi terkena angin saat menjemur. Untuk itu Anda dapat menjemur di dalam ruangan yang berkaca dan lindungi dengan kain tipis.