Puasa Bagi Ibu Hamil Trimester Pertama

By Categories : Uncategorized

Puasa bagi ibu hamil memang sering menjadi perdebatan. Ini karena kondisi kesehatan wanita hamil harus lebih terjaga agar kesehatan bayi di dalam kandungan juga ikut terjaga. Asupan makanan yang dikonsumsi ibu hamil juga kan berpengaruh terhadap kesehatan bayi.

Kehamilan merupakan masa perubahan tubuh secara fisik ataupun hormonal. Hal ini biasanya membuat seseorang menjadi berbeda, misalnya dari segi makanan yang awalnya tidak menyukai menjadi menyukai. Beberapa aktivitas juga dapat berubah seperti menjadi melas bersolek dan aktivitas lainnya. Perubahan tersebut adalah hal yang lumrah dialami oleh ibu hamil, terutama pada bulan-bulan pertama. Pada trimester pertama memang ibu hamil harus menjaga perkembangan bayi dalam kandungan yang masih rawan.

Perkembangan awal di minggu ke-4 setelah sel telur dibuahi baru membentuk embrio, kemudian di usia kandungan minggu ke-5 sistem saraf pusat, tulang, dan otot dibentuk hingga perkembangan di minggu ke-6 detak jantung dari bayi sudah dapat dirasakan. Pada minggu ke 7 jantung sudah terbagi menjadi bilik kanan dan kiri sehingga paru-paru juga ikut terbentuk. Keadaan ini terus berkembang hingga semua organ penting terbentuk.

Puasa Bagi Ibu Hamil

Masa-masa trimester pertama merupakan waktu yang paling penting sehingga asupan nutrisi dari sang ibu harus tetap terjaga untuk perkembangan bayi. Karena alasan tersebut banyak pertanyaan mengenai bolehkah puasa bagi ibu hamil trimester pertama? Banyak orang yang menganggap jika puasa dilakukan oleh ibu hamil akan mengganggu perkembangan bayi di kandungan.

Amankah Puasa Bagi Ibu Hamil?

Sebenarnya hal ini tergantung dari kondisi ibu hamil sendiri. Menurut dokter spesialis kebidanan dari RS Pusat Pertamina, Dr. Frizar Irmansyah, Sp.OG, mengatakan bahwa puasa sebenarnya diperbolehkan bagi ibu hamil dengan keadaan ibu dan bayi sehat meskipun pada usia trimester pertama. Untuk itu sebelum memutuskan untuk berpuasa, ibu hamil disarankan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya dan janin yang ada didalam kandungan. Setelah dinyatakan sehat, ibu hamil dapat berpuasa asalkan nutrisi untuk tubuh tetap terpenuhi.

Pemenuhan nutrisi harus sama seperti kondisi tidak berpuasa. Yang membedakan adalah waktu, yakni antara buka hingga sahur. Untuk memenuhi nutrisi tersebut kandungan gizi seimbang sekitar 2.500 kalori per hari, dengan komposisi antara lain 50% karbohidrat, 30% protein, dan 10-20% lemak. Untuk memenuhi nutrisi tersebut ibu hamil dapat mengonsumsi makanan empat sehat lima sempurna. Anda juga dapat menambahkan suplemen vitamin yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi. Selain itu terdapat beberapa zat yang dibutuhkan pada masa kehamilan, antara lain zat besi, asam folat, dan kalsium. Asam folat bisa Anda dapatkan dari kacang-kacangan, zat besi bisa berasal dari sayuran, sedangkan sumber kalsium bisa didapatkan dari ikan dan susu.

Makanan-Buka-Puasa-Untuk-Ibu-Hamil

Tips Puasa bagi Ibu Hamil Muda

• Pola makan 3 kali sehari harus tetap dilakukan oleh ibu hamil muda. Saat berbuka puasa disarankan mengonsumsi makanan ringan seperti roti, puding, ataupun cemilan sehat ibu hamil. Setelah sholat tarawih baru makan makanan berat yang mengandung karbohidrat.
• Hindari buka puasa dengan langsung minum es. Hal ini dapat menyebabkan asam lambung meningkat. Lebih baik Anda mengawali buka puasa dengan makan makanan manis.
• Hindari mengonsumsi makanan berat secara langsung. Ini bertujuan untuk menjaga sistem pencernaan agar tidak kaget setelah seharian tidak bekerja.
• Banyak mengonsumsi makanan berserat tinggi seperti sayur dan buah buahan.
• Banyak mengonsumsi air putih di malam hari.

Kondisi Ibu Hamil yang Dilarang Berpuasa

Menderita diabetes militus

Penderita diabetes harus menjaga pola makan sedemikian rupa untuk mengontrol gula darah dalam tubuh. Untuk itu, seorang ibu hamil yang menderita diabetes tidak disarankan untuk puasa. Ini untuk menjaga kadar gula tetap stabil.

baca juga : obat herbal diabetes alami paling ampuh

Hipertensi

Puasa bagi ibu hamil yang menderita hipertensi tidak disarankan. Ini karena tekanan darah harus tetap terkontrol, terlebih lagi jika harus menggunakan obat. Tekanan dari dengan kondisi naik turun perlu dihindari karena tidak baik untuk kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan.

Sakit Maag

Dalam kondisi hamil, penderita sakit maag tidak disarankan untuk berpuasa karena dapat memberi peluang kambuh bagi penyakit ini. Jika hal ini terjadi pada trimester pertama kehamilan tentu akan berpengaruh terhadap kondisi janin.

Dehidrasi

Jika Anda mengalami kondisi ini ketika berpuasa maka ibu hamil disarankan untuk langsung berbuka puasa. Jika dibiarkan maka akan membahayakan ibu hamil sendiri dan bayi yang dikandungnya. Terlebih lagi ibu hamil yang mengalami dehidrasi karena diare, keringat dingin atau muntah-muntah.

baca juga : perlengkapan bayi lahir yang perlu dipersiapkan

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai puasa bagi ibu hamil pada trimester pertama yang sering menjadi perdebatan.

ibu hamil