Kisah Mualaf Dunia Paling Menggemparkan

By Categories : kisah inspiratif

Kisah mualaf dunia memang cukup menarik untuk dibahas, terlebih mereka hidup di negara yang mayoritas non muslim. Mualaf merupakan sebutan bagi mereka yang mengubah keyakinannya dan sepenuhnya memeluk Islam. Sedangkan dalam bahasa Arab, mualaf merupakan orang yang berserah diri, tunduk, dan pasrah.

Seseorang yang baru memeluk agama Islam biasanya memang karena pilihan serta mendapat hidayah dari Allah SWT. Untuk menjadi seorang mualaf tentu bukan pilihan yang mudah, mereka yang memutuskan untuk menjadi muslim dan mengubah keyakinan menjadi Islam tentu mengalami banyak hal yang mungkin belum tentu kita rasakan karena sudah terlahir di lingkungan agama Islam.

Kisah Mualaf Dunia

Untuk itu bagi kita seorang muslim harus memberikan semangat serta pengetahuan yang lebih dalam mengenai ajaran agama Islam. Ini bertujuan agar mualaf ini dapat tumbuh menjadi seorang muslim yang benar-benar mencintai Islam. Kisah mualaf dunia menjadi salah satu contoh nyata bahwa Islam dapat tumbuh di negara-negara yang mayoritas non muslim.

Kisah Mualaf Dunia Paling Berpengaruh di Dunia

Para mualaf menganggap jika keyakinan adalah masalah hati. Ketika hati sudah mendapatkan hidayah maka tidak ada satu orang pun yang melarang atau menahannya. Berikut beberapa kisah mualaf yang cukup menggemparkan dunia.

Danierl Strech

Danierl Strech merupakan seorang anggota partai rakyat dari Swiss. Ia merupakan politikus yang cukup terkenal karena memiliki sikap keras dalam menenang pembangunan masjid di Swiss. Saat itu Daniel berusaha mempelajari Al-Quran serta ajaran agama Islam dengan tujuan melawan masyarakat muslim di Swiss.

baca juga : kumpulan kata mutiara Islam yang bijak

Namun ditengah usahanya tersebut ternyata Daniel mengakui kebenaran Al-Quran dan akhirrnya ia memeluk agama Islam. Setelah menjadi seorang mualaf, ia lebih fokus untuk berpartisipasi dalam membangun partai demokrat baru. Gerakan ini bertujuan untuk mentoleransi antar umat beragama, mempromosikan nilai perdamaian serta kerja sama dalam kehidupan.

Bilal Philips

Kisah mualaf dunia selanjutnya adalah Bilal Philips. Pria asli Jamaika ini menghabiskan masa kecilnya di Kanada. Karena kecintaannya terhadap Islam ia sempat pergi ke berbagai negara seperti Malaysia dan Indonesia di tahun 1960an.

Dari negara yang mayoritas beragama Islam tersebut Philips akhirnya tertarik mempelajari Islam lebih dalam. Di tahun 1990 Philips sempat bekerja di Departemen Agama Arab Saudi. Saat itu perang teluk sedang berkecamuk. Ketika tentara Amerika Serikat bermarkas di wilayah tersebut, Philips ditugaskan untuk memberi materi mengenai Islam kepada para tentara Amerika. Hasilnya sekitara 3000 tentara Amerika menjadi mualaf karenanya.

Abdullah Takazawa

Abdullah Takazawa memiliki nama asli Taki Takazawa. Jika dilihat secara penampilan ia tidak beda jauh dengan anggota mafia Jepang atau Yakuza. Dalam karirnya selama 20 tahun ia memang berprofesi sebagai penato para anggota geng paling ditakuti di Jepang. Namun siapa sangka saat ini Takazawa menjadi salah satu dari 5 imam besar di masjid besar Jepang.

Abdullah Takazawa

Perkenalannya dengan Islam bermula saat Takazawa bertemu seorang kulit putih yang berjanggut di Syria. Orang tersebut memberinya selembar kertas dan menyuruhnya untuk membaca kalimat yang ada di kertas. Pertemuan dengan orang kulit putih tersebut membekas di benak Takazawa. Ia pun akhirnya menimba ilmu di Mekkah selama beberapa bulan da melaksanakan ibadah haji.

Malcolm X

Pria yang lahir dengan nama asli Malcolm Little ditahun 1925 merupakan tokoh hak asasi manusia Amerika Serikat paling terkenal. Ia menjadi seorang yatim sejak umur 6 tahun, setelah ayahnya dibunuh. Di usia 13 ia juga kehilangan ibunya karena harus di rawat dirumah sakit jiwa. Pada usia 20 tahun Macolm dipenjara karena kasus pencurian. Dan di penjara inilah ia belajar mengenai Islam. Namun pada awal-awal memeluk Islam ia justru bergabung dengan organisasi radikal Nation of Islam.

Kemudian setelah pergi haji pada tahun 1964, ia menyadari jika radikalisme tidak akan menyelesaiakan masalah. Ia pun akhirnya kembali kehaluan menjadi lebih moderat serta lebih aktif menyuarakan persamaan hak antara kulit putih dan hitam. Di tahun 1965 ia ditembak mati oleh anggota Nation of Islam. Pemakamannya dihadiri lebih dari 30.000 orang. Dan hingga saat ini buku autobiografinya menjadi salah satu buku non fiksi yang berpengaruh di abad ke 20.

Alma dan Lila

Kisah mualaf dunia ini terjadi mulai 2003 lalu, ketika masyarakat Perancis dihebohkan dengan larangan pemakaian hijab di sekolah. Pemicu dari kontroversi ini adalah dua remaja bernama Alma dan Lila. Mereka ada mualaf dari keluarga Yahudi. Ayah kedua perempuan merupakan seorang non muslim dan tidak mempermasalahkan karena ia beranggapan jika setiap warga negara bebas untuk menentukan pakaian sesuai keyakinannya.

Negara Perancis memang dikenal tegas dalam memisahkan antara kehidupan beragama dan bernegara. Larangan simbol negara ini berlaku tidak hanya untuk umat muslim saja tetapi pada pemeluk agama lain seperti Yahudi, Kristen, bahkan Sikh dengan melarang menggunakan turban.

baca juga : kisah inspiratif islami Laudya Cyntia Bella

Itulah beberapa kisah mualaf dunia paling menggemparkan yang perlu Anda ketahui.