Fungsi Lemak Bagi Tubuh Beserta Bahayanya

By Categories : Kesehatan

Berdasarkan perkembangan ilmu biologi, lemak dalam tubuh memiliki banyak fungsi bagi manusia. Lemak merupakan salah satu zat dalam gizi makro yang berfungsi dalam menyimpan energi yang berasal dari makanan. Meskipun memiliki banyak fungsi lemak juga berbahaya bagi tubuh jika dalam jumlah yang besar. Oleh sebab itu untuk menghindari lemak berlebih dalam tubuh, sebaiknya mengonsumsi makanan sehat seperti sayuran dan buah-buahan serta menghindari makanan cepat saji.

Untuk lemak baik disebut dengan HDL (High Density Lipoprotein) yang juga dikenal dengan kolesterol baik untuk tubuh. Adapun peranan dari HDL adalah membawa kolesterol buruk menuju organ hati yang kemudian diproses lebih lanjut. Untuk LDL (Low density lipoprotein cholesterol) atau disebut dengan kolesterol jahat. Sementara untuk trigliserida merupakan lemak yang serap oleh usus sesudah mengalami hidrolisis. Lantas apa saja fungsi lemak bagi tubuh manusia.

Fungsi Lemak Bagi Tubuh beserta Bahayanya

Berikut Fungsi Lemak Bagi Tubuh Manusia

Lemak berfungsi dalam menjaga organ di dalam tubuh. Hal ini dikarenakan dalam 45 persen lemak terdapat pada organ tubuh guna melindungi berbagai organ di dalam tubuh. Namun tidak hanya menjaga organ di dalam tubuh, lemak juga berperan sebagai cadangan energi yang berupa jaringan lemak yang tersimpan di tempat tertentu.

Di samping itu lemak terdapat di dalam jaringan kulit juga turut membantu melindungi tubuh dari udara dingin agar tetap bisa mempertahankan suhu di dalam tubuh. Selain sebagai pemasok cadangan energi lemak juga membantu dalam membentuk sel serta jaringan seperti membran sel pada tubuh manusia.

Fungsi lemak bagi tubuh berikutnya adalah membantu dalam memproses pelarutan vitamin dalam tubuh manusia. Tak hanya sebagai pelartu vitamin, lemak juga berfungsi sebagai alat pengangkut vitamin yang turut larut dalam lemak. Sumber lemak dalam makanan dibagi menjadi dua yakni lemak nabati yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dan lemak hewani yang berasal dari hewan.

Adapun lemak nabati yang baik untuk dikonsumsi seperti alpukat, rumput laut, minyak kelapa, kacang kedelai, dan kacang kenari. Sementara untuk lemak hewani seperti daging, ikan laut, dan susu. Dengan segala fungsinya tersebut bukan tidak mungkin lemak memiliki efek berbahaya bagi tubuh. Efek dari kelebihan lemak seperti membuat perut buncit yang kerap kali mengganggu penampilan.Baca Kata kata Mutiara Tentang Kehidupan

Lemak di dalam perut disebut dengan lemak visceral. Di dalam perut serta bagian tengah terdapat organ penting seperti jantung, pancreas, hati, serta ginjal. Berdasarkan para ahli lemak yang menumpuk di bawah kulit berarti terjadi juga penumpukan pada pembuluh darah.

Timbunan lemak berlebih tersebut akan menutupi organ-organ di dalam tubuh yang berefek pada fungsi kerja yang akan terganggu. Efek paling serius dapat menyebab kegagalan fungsi dari ginjal, hati, dan beresiko terkena serangan jantung.

Jenis-jenis lemak

Lemak digolongkan menjadi tiga jenis, yakni lemak jenuh, lemak tidak jenuh, dan lemak trans. Masing-masing jenis lemak tersebut memiliki bentuk dan struktur kimia yang berbeda. Pada suhu kamar, lemak trans dan lemak jenuh memiliki bentuk seperti butter sedangkan untuk lemak tidak jenuh berbentuk cair, seperti halnya minyak sayur.

ketiga jenis lemak tersebut memiliki peranan yang berbeda pada kadar kolesterol tubuh. Lemak jenuh dan lemak trans cenderung membawa kolesterol LDL dalam darah yang dapat menyebabkan  plak menempel pada saluran pembuluh darah. Hal ini yang kemudian dapat menyebabkan sistem peredaran darah dan suplai oksigen dalam tubuh terganggu. Karena itu, kedua jenis lemak tersebut disebut dengan lemak jahat.

  • Lemak jenuh mudah dikenali karena memiliki bentuk padat seperti lilin, dan banyak ditemukan pada produk yang berasal dari hewan seperti daging merah, susu murni, dan mentega. Sedangkan bahan nabati, lemak jenuh dapat ditemukan dari minyak kelapa dan minyak sawit.
  • Lemak tidak jenuh cenderung memiliki bentuk cair pada suhu ruangan dan banyak ditemukan pada bahan nabati seperti minyak sayur dan alpukat. Selain itu lemak tidak jenuh mudah ditemukan pra produk ikan. Lemak tidak jenuh memiliki kandungan kolesterol LDL yang jauh lebih sedikit dibandingkan lemak jenuh. Menurut para ahli lemak tidak jenuh mampu meningkatkan antibodi tubuh.
  • Lemak trans merupakan lemak tidak jenuh yang mengalami pemadatan dengan teknik hidrogenisasi parsial yang dapat menyebabkan perubahan konfigurasi ikatan kimia lemak. Walaupun berasal dari lemak tidak jenuh namun karena proses hidrogenisasi tersebut membuat lemak trans berubah sifatnya. Lemak trans berasal margarin yang sering dikonsumsi sehari-hari.

Nah demikianlah tadi pembahasan mengenai fungsi lemak bagi tubuh beserta bahaya jika berlebihan. Untuk mengatasi kelebihan lemak pada tubuh, langkah yang perlu dilakukan adalah dengan diet sehat serta mengimbangi dengan olahraga. Keluarnya keringat dari tubuh merupakan proses pembakaran lemak dalam tubuh. Baca Cari Tahu Yuk Sejuta Manfaat dan Khasiat Madu

fungsi lemak, fungsi lemak bagi tubuh, fungsi lemak dalam tubuh