Daftar Senapan Serbu TNI
Senapan Serbu TNI

Daftar Senapan Serbu TNI dari Produksi Rusia, AS, hingga Pindad

By - On 28 Maret 2016 - Categories : Teknologi

Saat ini Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus memperbesar kekuatannya agar kembali diakui dunia. Namun, hal tersebut tidak bisa dilakukan secara menyeluruh, melainkan harus satu per satu. Beberapa wakti lalu, Markas Besar TNI sudah menetapkan batas minimum kekuatan hingga 2019 mendatang. Berbagai macam alutsista telah didatangkan mulai dari jet tempur Sukhoi hingga tank Leopard.

Selain kendaraan perang, TNI juga tetap memperhatikan senapan serbu yang memiliki peran sentral dalam operasi militer. Ada bebepa jenis senapan serbu yang di miliki TNI. Senapan serbu dapat ditembakkan lebih dari satu kali dalam satu menit, hal ini yang membuat musuh gentar.

Berikut senapan serbu TNI yang buatan dalam dan luar negeri

  1. M1 Garand

Ini merupakan salah satu senapan serbu terbaik yang pernah digunakan sekutu saat berlangsungnya Perang Dunia Kedua. M1 Garand merupakan senapan semi-otomatis pertama yang menjadi senapan standar pasukan infanteri Indonesia. Senapan ini menggunakan peluru 30-06 Springfield kaliber 7.6263 mm. Dalam satu menit, senapan serbu TNI ini mampu meletuskan 4050 peluru. TNI menggunakannya saat perang kemerdekaan tahun 1945-1949, saat itu Indonesia membeli senapan ini dari Amerika Serikat.

M1 Garand dikembangkan oleh Springfield Armory serta didesain oleh John Garand, kemudian prototipnya mulai disempurkan pada tahun 1930. Namun untuk pemakaiannya dimulai sejak tahun 1936. Sejak pecahnya perang dunia ke II, Winchester Repeating Arms Company diberi kontrak untuk membuat M1 Garand. Kemampuan senapan ini untuk menembak secara semi-otomatis dapat memberikan keuntungan di medan perang.

  1. AK-47

Avtomat Kalashnikova 1947 atau yang dikenal AK-47 merupakan senapan serbu terbaik yang pernah dibuat Rusia saat berlangsungnya Perang Dingin. Senapan ini memiliki banyak keunggulan diantaranya tidak akan macet walau tercebur ke dalam lumpur. Dengan keunggulan tersebut, AK-47 menjadi andalan tentara di beberapa negara dan para gerilyawan. Pada tahun 1960-an ribuan senjata produksi Rusia tersebut telah masuk ke Indonesia. Waktu itu hanya pasukan elit Indonesia yang menggunakan senjata ini.

AK-47 memiliki merupakan campuran dari inovasi-inovasi di tahun sebelumnya. Misalnya mekanik AK-47 lebih mirip dengan M1 Garand dibanding senapan-senapan dari negara Jerman. Sedangkan Locking lugs ganda mirip dengan desain Amerika. Walaupun secara mekanisme hampir mirip dengan M1 Garand, namun konsep peluru, tata letak komponen, sistem gas, dan metode perakitan AK-47 mirip dengan StG44.

  1. M-16

Senapan serbu TNI ini pernah digunakan AS dalam perang Vietnam. M-16 merupakan senapan ringan  yang memiliki kaliber 5.56 mm dan beroperasi dengan sistem gas dan magazen. Senapan ini terbuat dari bahan campuran antara lain besi, alumunium, dan plastik sehingga membuatnya menjadi ringan. Senapan serbu buatan Amerika ini pernah dipakai olah pasukan Indonesia dalam Operasi Seroja.

Receiver M16 terbuat dari alumunium. Laras, bolt, serta bold carrernya terbuat dari besi. Sedangkan popor dan pegangan terbuat dari plastik. Berat senapan ini hanya 2,9 kg Ini jauh lebih ringan dibanding AK-47 yang dapat mencapai 5 kg. Model-model terbaru dari M-16 saat ini memiliki desain receiver atas Flat-top, yang membuat pengguna dapat memasang alat bidik biasa ataupun alat bidik optik dan noght vision.

  1. SS-1

Ini merupakan senapan serbu TNI yang pertama kali produksi dalam negeri. Senjata ini di produksi di PT Pindad Bandung. Hampir semua pasukan TNI dan Polri menggunakan SS-1 sebagai senjata utama. Bahkan wajib digunakan dalam operasi militer paska Seroja. SS-1 menggunakan peluru dengan kaliber 5.56 x 45 mm standar NATO dengan berat kosong 4 kg.

SS-1 diproduksi dalam 2 konfigurasi utama , yakni senapan standart dan karabin pendek. Untuk versi senapan standar bernama SS1-V1, sedangkan karabin pendek bernama SS1-V2. Kedua versi tersebut dilengkapi dengan laras yang berisi pelintiran tembakan tangan kanan dengan panjag 178 mm Hal ini untuk mengantisipasi peluru SS109 produksi Belgia yang cukup berat.  Keunggulan lain dari SS-1 adalah dapat dipasanga dengan attachment seperti Foregrip yang didapat dirubah menjadi model standar M4A1 tanpa Red Dot Sight, pelontar granat, dan berbagai scope lainnya.

  1. SS-2

SS-2 merupakan generasi terbaru dari SS-1 buatan PT Pindad yang memiliki desain ergonomis, lebih ringan, dan memiliki akurasi yang lebih baik. Senjata ini merupakan senapan serbu TNI untuk para pasukan elit seperti Kopassus, Kopaskhas, dan Kopaska. Saat ini, sudah lebih dari 25 ribu pucuk senjata jenis SS-2 yang dimiliki TNI.

Senapan ini memiliki berat 3,2 kg dengan panjang 930 mm. Rata-rata SS-2 mampu menembakan pelurunya sebanyak 700 butir dalam satu menit dengan kecepatan 710 m/s. SS-2 cukup efektif digunakan dalam peperangan dengan jarak 450 m dengan menggunakan magazen box STANAG isi 30 butir.  Saat ini senapan SS-2 terdiri dari tiga versi dasar, yaitu standar SS2-V1, carbone SS2-V2, dan para-sniper SS2-V4. Dan pada tahun 2008 PT Pindad juga memperkenalkan subcompact SS2-V5 dengan desain yang lebih simpel.

Artikel Teknologi - Daftar Senapan Serbu TNI dari Produksi Rusia, AS, hingga Pindad, is Posted Under Tags: , , By Aduba | 4.5

Leave a Reply

Leave a Response

Please note: comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.